Terima Kasih IBU (22 Des 2005)
Syair ini kupersembahkan untukmu ibu.
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah
Seperti udara… kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas…ibu…ibu
Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas…ibu…ibu….
lagu yang ditenarkan oleh bang iwan fals ini, tadi pagi membuat gw inget betapa besar jasa ibu, dari gw masih berada didalam kandungan, sampe sekarang sudah sebesar ini. sambil sarapan (roti tawar plus susu) ditemani dengan linangan air mata.
semua keringat, semua air mata yang yang ia keluarkan semata-mata untuk gw, ya Tuhan bagaimana cara hamba Mu ini dapat membalas ketulusan ibu. Dia yang membuat hamba Mu ini melihat dunia. dia yang merawat hama Mu hingga dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, dia yang senantiasa setiap pagi hamba Mu ini menadahkan tangan seraya berucap “Minta ongkos donk”. balasan apakah yang pantas ku berikan untuk ibuku??
saat dia tertidur terlihat ekspresi yang paling wajar dan paling jujur, terlihat olehku kulitnya yang mulai keriput, tangan yang dulu halus membelai-belai tubuhku ketika bayi, kini kasar karena tempaan hidup yang keras, dia yang tiap hari mengurus kebutuhan ku, yang paling rajin mengingatkanku dan mengomeli ku semata-mata karena rasa kasih dan sayangnya yang sering sekali aku salah artikan. begitu banyak pengorbanan yang telah dilakukannya,
pengorbanan yang sangat melelahkan namun enggan dia ungkapkan. pernah terdengar dengan suara yang halus “betapa lelahnya aku hari ini”, untuk siapa dia berlelah2?? tak lain tak bukan adalah untuk ku.
Tuhan,,, janganlah engkau cabut nyawaku dan nyawa kedua orang tuaku sebelum aku dapat membalas jasa-jasa yang telah mereka perbuat untukku, ampunilah mereka, sayangilah mereka, seperti layaknya mereka menyayangiku dimasa aku kecil.


eHm.. koQ saMa ma’ teMa menToRinG iReN YanG KemaReN ????/ aPaLaGi ma’ LaGunYa iWan FaLs, koQ biSa paS???/ maKanYa BanG FeR’ JanGan NakaL2 YacH hE…
Comment by IReNe — 24 December 2005 @ 11:14 am
ban9 fer …. j9n nan9is mulu y4h….!!
Comment by vini — 29 December 2005 @ 2:00 pm
ketika aku membaca syair lagu di atas aku sangat prihatin dan bisa merasa betapa besar kasih dan pengorbanan ibu terhadap saya selama ini.
kata orang surga ada di telapak kaki ibu
aku sunggu membayangkan semuanya ini berkat lagu dan syair tentang ibu.
benny
Comment by benny — 28 February 2006 @ 1:17 am
Ibu,……..
I missed U………
Lagunya menyentuh banget……..
Thanx for all Mom……!!!!!!
Comment by I Luv U Mom — 11 November 2006 @ 5:47 am
Ehmmm.. Pas banget dengan keadaanku saat ini..
Ibu… aku slalu ingin di sisimu…
Comment by Ana P — 25 February 2007 @ 11:40 pm
lirik itu menyentuh kesadaran hati yang terdalam,setulus hati mengungkap tabir di hati, yang tak terbalaskan sebelum masing2 insan merasakan menjadi seorang perempuan yang sejati yaitu seorang ibunda, kasih nya sepanjang masa melebihi apapun. Tuhan memberkati hati para ibu yang tulus. amien.
Comment by irma — 22 October 2007 @ 3:00 am
jadi inget sama ibu….
Lirik itu emang nyentuh dalam hati banget.
Ya walaupun selama ini belum banyak yang dapat kita berikan kepada beliau…….
Moga kedepan nanti akan menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua….
Comment by Ani — 16 April 2008 @ 5:10 am
Betul banget. ga ada lagi seseorang didunia ini yang patut kita sayangi dan kita cintai. aku sendiri sangat merasakan betapa berharga nya keberadaan seorang ibu. Ya Allah… berilah kami kesempatan untuk memberikan yang terbaik untuk Ibu…
Comment by firman syah — 14 June 2008 @ 3:58 pm
no comment
Comment by anto — 23 June 2008 @ 4:14 am