.: Indahnya Hidup Bila Hati Yang Bicara :.

Kategori Posting Motivasi

Syair ini kupersembahkan untukmu ibu.

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah

Seperti udara… kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas…ibu…ibu

Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu

Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas…ibu…ibu…
.

lagu yang ditenarkan oleh bang iwan fals ini, tadi pagi membuat gw inget betapa besar jasa ibu, dari gw masih berada didalam kandungan, sampe sekarang sudah sebesar ini. sambil sarapan (roti tawar plus susu) ditemani dengan linangan air mata.

semua keringat, semua air mata yang yang ia keluarkan semata-mata untuk gw, ya Tuhan bagaimana cara hamba Mu ini dapat membalas ketulusan ibu. Dia yang membuat hamba Mu ini melihat dunia. dia yang merawat hama Mu hingga dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, dia yang senantiasa setiap pagi hamba Mu ini menadahkan tangan seraya berucap “Minta ongkos donk”. balasan apakah yang pantas ku berikan untuk ibuku??

saat dia tertidur terlihat ekspresi yang paling wajar dan paling jujur, terlihat olehku kulitnya yang mulai keriput, tangan yang dulu halus membelai-belai tubuhku ketika bayi, kini kasar karena tempaan hidup yang keras, dia yang tiap hari mengurus kebutuhan ku, yang paling rajin mengingatkanku dan mengomeli ku semata-mata karena rasa kasih dan sayangnya yang sering sekali aku salah artikan. begitu banyak pengorbanan yang telah dilakukannya,
pengorbanan yang sangat melelahkan namun enggan dia ungkapkan. pernah terdengar dengan suara yang halus “betapa lelahnya aku hari ini”, untuk siapa dia berlelah2?? tak lain tak bukan adalah untuk ku.

Tuhan,,, janganlah engkau cabut nyawaku dan nyawa kedua orang tuaku sebelum aku dapat membalas jasa-jasa yang telah mereka perbuat untukku, ampunilah mereka, sayangilah mereka, seperti layaknya mereka menyayangiku dimasa aku kecil.

Kategori Posting Gono Gini

Temu Kangen (04122005) yang dilaksanakan Oleh dedengkotnya sekolah alias orang-orang yang pernah menjabat sebagai pengurus OSIS, acara yang dihadiri gak lebih dari 250 orang jauh dari target yang seharusnya 1000 Orang, Cuma menjadi moment tersendiri aja.

Ada Haris(ketua kelas gw), yang sekarang malah jadian sama saudara dari mantan gw(ehm….. seandainya aja masih pasti seru). Trus Made(adik KLS) gw tiba2 dia negur gw, pangling sejak kapan dia pake jilbab?? tapi masih manis kyak dulu.

Yang bikin heboh Malah Upik(anak manggarai), yang dulu biasa-biasa aja, pas acara berlangsung semua orang merhatiin dia walaupun dandanannya biasa tapi…….(tau ndiri lah).
Ada satu lagi Ulfa(adik angkat) gw yang satu ini sedikit tersinggung saat gw tanya kemana pengawalnya.

Ada juga yang bikin heboh beberapa pengantin baru(Sebut aja Hery alias “Epay”) yang dulu dijulukin mirip sama duta S07. bawa istri tercintanya trus dapet door prize lagee. Dini Sebelah kelas gw dulu dia bondol,tomboy abiz tapi sekarang berkerudung bawa momongan yang gak lain gak bukan anaknya sendiri.
Hapid sang ketua OSIS pada angkatan gw dateng telat, jadi gak ikutan Foto 5 angkatan ketua OSIS yang bertemu.

Tapi yang gw keselin sang sarjana muda yang kemaren baru aja di wisuda gak bisa dateng, padahal gw pengen banget ngeliat dia, ngeliat senyumnya, cerewetnya, manjanya seperti yang dulu….. Tapi……. dia gak dateng.
Rohaena yang akrab dipanggil “ana” pun gak dateng yang katanya dia lagi persiapin acara pernikahannya dia. Syukurdeh Coba masih sama gw, gak tau deh apa jadinya sekarang, pasti masih nunggu gw lulus, Tapi dari sini Gw ucapin “Selamat Menempuh Hidup Baru, Doa gw selalu menyertaimu.”.

Sebenernya sih masih banyak lagi yang mo gw ceritaiin, tapi gw mungkin inget detik demi detik yang gw laluin pada acara itu, yang pasti rasa kangen gw ketemuan sama tmen2 lama gw mesti gak semuanya tapi bisa juga membuat gw nyengir. :-) :-) :-)